Kopassus: Kabar penamparan oleh Pangkopassus adalah hoaks
Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD secara tegas membantah kabar yang beredar di media sosial tentang incident penamparan yang dilakukan oleh Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi, di Istana Negara. Dalam sebuah video resmi yang diunggah oleh akun official @penkopassus, institusi elite ini menyatakan bahwa informasi tersebut sepenuhnya adalah hoax dan tidak memiliki dasar bukti apapun.
Dalam keterangan video, Kopassus menegaskan bahwa kabar ini sengaja disebar oleh pihak-pihak dengan intent buruk untuk menciptakan kegaduhan dan merusak unity internal institusi negara. "Faktanya ini hanyalah karangan yang tidak memiliki bukti valid," demikian pernyataan yang dikutip, menekankan bahwa isu ini merupakan bagian dari upaya provokatif yang terencana.
Pihak Kopassus juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya atau ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mereka menekankan pentingnya fact-checking melalui sumber-sumber resmi dan terpercaya sebelum membagikan konten di ranah digital. Pesan ini muncul di tengah meningkatnya arus informasi palsu yang dapat memicu public confusion .
Kabar hoaks ini muncul setelah beredar unggahan yang menyebut Letjen Djon Afriandi menampar seseorang karena merasa tidak diberi kesempatan bertemu Presiden Prabowo Subianto. Namun, tanpa bukti konkret dan langsung dibantah oleh sumber authoritative , narasi tersebut runtuh sebagai bagian dari dinamika infodemi yang kini kerap menyentuh institusi strategis seperti TNI.
Hoaks semacam ini bisa trigger memicu ketegangan cepat. Harusnya pelaku penyebar diusut juga.
Kenapa selalu ada yang percaya kabar begini? Apa karena melibatkan authority figure figur berwibawa?
Sudah jelas hoaks, tapi tetap banyak yang simpan dan sebarkan. Mentalitas clickbait klikbait susah hilang.
Ini contoh betapa pentingnya cek sumber. Satu berita salah bisa bikin public trust kepercayaan publik goyah.
Kalau bukan dari akun resmi, jangan langsung diviralkan. Banyak akun abal yang cuma cari attention perhatian.
TNI selalu jadi sasaran hoaks politik. Ini jelas upaya menggoyahkan kepercayaan terhadap institusi.
Video klarifikasi dari @penkopassus cukup jelas. Kenapa masih ada yang ragu? Bukti harus sejelas ini terus.
Presiden Prabowo disebut dalam hoaks ini. Artinya, ini bukan cuma serangan ke Kopassus, tapi juga ke leadership kepemimpinan nasional.