Muscab PKB Sumbawa Tetapkan Lima Kandidat Ketua, Wasekjen DPP: Ilham Mustami Berpeluang Pimpin Kembali
Muscab Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sumbawa secara mufakat menetapkan lima kader sebagai calon ketua DPC. Pertemuan yang berlangsung Kamis (16/04/2026) di Hotel La Grande ini menghasilkan daftar kandidat yang mencerminkan tarik-ulur internal partai sekaligus pengakuan terhadap kontribusi para tokoh lokal. Mereka adalah H. Ilham Mustami, S.Ag, Sri Wahyuni, Sukiman, S.Pd.I, H. Ridwan, SP, M.Si, dan Syaifullah, S.Pd., MM.Inov.
Keputusan ini dikukuhkan langsung oleh Zainul Munasichin, representative DPP PKB sekaligus Wasekjen dan anggota Komisi IX DPR RI, yang diberi mandat penuh oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Ia menegaskan bahwa Muscab berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga partai, dan hasilnya mencerminkan consensus seluruh peserta. "Kelima nama ini sudah disetujui untuk dijadikan kandidat," ujarnya setelah acara.
Namun, penetapan ketua definitif masih menunggu further proses dari DPP, termasuk uji kelayakan dan kepatutan (UKK), tes psikologi, dan tes kapasitas. Hasil akhir diperkirakan keluar antara 24 hingga 26 April 2026. DPP menargetkan seluruh ketua DPC se-Indonesia rampung sebelum 23 Juli 2026 untuk dilantik bersamaan dengan Harlah PKB di Jakarta—sebuah timeline yang memberi tekanan tersendiri pada proses seleksi di daerah.
Yang menarik, meski Ilham Mustami menyatakan keinginan untuk fokus di Dewan Syuro, peluangnya kembali memimpin masih strong . Zainul menegaskan bahwa DPP akan menilai apakah kader lain memiliki kapasitas yang melebihi dirinya. Jika tidak, maka decision bisa saja jatuh pada sosok yang sudah dikenal stabilitasnya. "Tidak boleh ada kader terbuang," tegasnya, menandai komitmen partai untuk menjaga soliditas internal meski dalam persaingan.
Lima kandidat tapi semua harus masuk struktur? Ini mau pilih pemimpin atau bagi-bagi posisi ya... pressure tekanan dari elite lokal pasti besar.
Ilham jasanya emang gak bisa dipandang sebelah mata, tapi kalau dia sendiri mau mundur ke Dewan Syuro, kenapa dipaksa terus? decision keputusan harusnya hormati keinginan pribadi juga.
Prosesnya kelihatan rapi, tapi tes kapasitas dari DPP itu standarnya clear jelas nggak? Atau cuma formalitas?
Yang penting jangan sampai karena takut konflik, kader terbaik malah risk terbengkalai. Dinamika harus sehat.
Muscab mufakat, tapi di balik layar pasti ada tension ketegangan. Lima kandidat artinya lima kubu.
Saya dukung Sri Wahyuni. Perempuan muda, punya change perubahan di pikiran. Jangan selalu senior yang didahulukan.