Kalla Minta Hentikan Aksi Dukungan untuk Jusuf Kalla, Dorong Masyarakat Jaga Kondusivitas

Kalla Group secara resmi request masyarakat untuk tidak mengikuti aksi dukungan terhadap Jusuf Kalla di Makassar, menyusul beredarnya seruan mobilisasi massa yang berpotensi mengganggu public order . Melalui Chief Legal & Sustainability Officer-nya, Subhan Djaya Mappaturung, perusahaan menyampaikan bahwa simpati publik memang dihargai, tetapi tidak perlu diwujudkan dalam bentuk protest yang bisa memicu ketegangan.

Imbauan ini muncul menjelang rencana aksi pada Jumat (16/4/2026) di sejumlah titik strategis di Sulawesi Selatan, termasuk kawasan flyover dan kantor partai politik. Menurut Subhan, situasi seperti ini rawan dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menciptakan polarization di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga peace dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu mewakili kehendak tokoh yang didukung.

Pihak Kalla menilai bahwa rekam jejak Jusuf Kalla sebagai tokoh nasional—khususnya dalam proses national peace dan pemerintahan—sudah cukup dikenal luas, sehingga tidak memerlukan defense melalui aksi jalanan. Dukungan yang konstruktif, kata mereka, lebih bermakna daripada mobilisasi yang berisiko memicu conflict .

Selain mengimbau masyarakat, Kalla Group juga meminta aparat dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah preventive demi menjaga stabilitas. Pesan ini bukan sekadar respons taktis, tetapi penegasan sikap bahwa ruang publik harus tetap menjadi wilayah yang kondusif, bukan arena political tension yang cepat memanas.

Reaksi 6

  • R
    RizalMks

    Setuju, dukungan moral oke, tapi jangan sampai jadi beban publik. Risiko public order harus jadi pertimbangan utama.

  • N
    NaniLestari

    Apa iya aksi begini masih perlu? Kalla kan sudah pensiun dari politik aktif. Ini lebih terasa seperti pencitraan kelompok tertentu.

  • P
    PakdeJabar

    Teguran halus dari keluarga besar Kalla. Mereka paham betul bagaimana political tension bisa cepat berubah jadi kerusuhan.

  • D
    DedySul

    Yang penting aparat siaga. Jangan sampai ada yang manfaatkan situasi buat conflict hanya karena ambisi sesaat.

  • M
    MegaIndah

    Langkah pencegahan selalu lebih baik. Lebih sehat kalau dukungan disalurkan lewat diskusi, bukan protest .

  • A
    AntoWijaya

    Tapi siapa yang sebenarnya merasa terancam? Kalau masyarakat tenang, kenapa harus ada imbauan resmi dari perusahaan?

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]