Peserta UTBK-SNBT di Undip Tertangkap Curang Pakai Alat Bantu Dengar

Seorang peserta exam UTBK-SNBT di Universitas Diponegoro (Undip) ketahuan menggunakan alat device dengar ilegal saat mengerjakan soal. Alat ini diduga terhubung ke pihak luar yang memberikan jawaban secara diam-diam. Penangkapan terjadi di hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer, saat panitia melakukan pemeriksaan dengan metal detector sebelum masuk ruang ujian.

Wakil Rektor I Undip, Prof. Heru Susanto, menjelaskan bahwa peserta tersebut sempat lolos pemeriksaan awal, tapi memicu alert saat melewati detektor logam. Setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan benda logam di dalam pakaiannya—dan yang lebih mencengangkan, logam juga ditemukan di dalam kedua telinganya. "Kami menduga ini adalah bentuk bantuan dari luar untuk mengerjakan test ," ujarnya.

Untuk memastikan temuan ini, panitia membawa peserta ke Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) ke bagian klinik THT. Hasil pemeriksaan medis mengonfirmasi adanya material logam di saluran telinga kanan dan kiri. Kasus langsung dilaporkan ke panitia pusat SNBT dan diserahkan ke authorities Polsek Tembalang sesuai prosedur.

Nurul Hasfi, Direktur Jejaring Media dan Komunikasi Publik Undip, mengimbau seluruh calon peserta agar menjunjung tinggi integrity akademik. "Percayalah pada diri sendiri, kalian mampu," tegasnya. Pihak kampus juga berkomitmen memperketat protocol pengawasan tanpa mengorbankan kenyamanan peserta selama ujian berlangsung.

Reaksi 7

  • B
    BudiL

    Bayangin, pakai alat canggih cuma buat nyontek. Malu sama otak sendiri nggak sih?

  • D
    Dina_M

    Ini soal integrity , bukan cuma teknologi. Kalau dari ujian aja sudah curang, masa depan akademik dan karier juga bakal rapuh.

  • P
    PakRT

    Mereka pakai device tersembunyi, tapi lupa kalau panitia juga punya detektor. Harusnya makin canggih teknologinya, makin ketat pengawasan.

  • S
    Sekar_J

    Kasihan yang jujur, belajar keras tapi bersaing dengan yang pakai bantuan luar. Ini bikin fairness ikut goyah.

  • A
    Andi_T

    Apakah semua kampus sudah pasang detektor logam? Atau ini cuma di Undip? Harusnya jadi standar nasional kalau mau cegah kecurangan.

  • R
    Riskaa

    Pelaku serahkan ke polisi? Beneran dijerat hukum atau cuma peringatan? Jangan sampai ini jadi warning kosong.

  • E
    EkaW

    Mereka coba cheat , tapi sistem justru menangkap mereka. Justru malah jadi pelajaran buat semua orang.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]